Saturday, January 12, 2008

Masih seputar Soeharto



"Ada berita di balik berita"

Mantan penguasa Indonesia yang menjalani perawatan di RSPP sejak 4 januari silam, semakin memburuk. HIngga tulisan ini dibuat (1/12/2008, 7.13 pm), kondisinya nyaris bisa dibilang menghitung detik. Memang tak ada pemburu berita yang dapat mengetahui secara detail apa yang sebenarnya terjadi di dalam kamar no. 536, lantai 5 RSPP. Kami hanya dapat keterangan dari orang-orang yang membesuk 'bapak pembangunan' tersebut.

Mengabarkan kondisi kesehatan beliau tentunya tak elok bila di lakukan di blog ini. Portal-portal jelas lebih maju memberitakan kabar terhangat se asia tenggara. Oh ya, kenapa aku bilang terhangat se Asia tenggara? Karena Tokoh-tokoh kuat di Asteng telah lama wafat. Praktis, tinggal pria kelahiran desa Kemusuk ini yang menjadi legenda. Legendarisnya Pol Pot jelas terlalu kecil di sandingkan dengan dia, begitu juga Marcos.

Terlepas, aku, kau, dan kita memandang tentara yang melakukan 'creeping coup' terhadap Soekarno ini, Indonesia paska Soekarno dan Soeharto, tidak memiliki lagi stok tokoh kuat yang amat berpengaruh. Lepas baik dari baik dan buruk.


Kau tahu, ada plot teori konspirasi yang berkembang (kebenarannya? Silakan terjemahkan melalui komentar dan sikap para pengambil keputusan di negeri ini). Keluarga Cendana sedang meminta pengampunan pada SBY, baik pidana mau pun perdata.




Sialnya, selalu kebetulan yang serius (bila ini benar2 kebetulan, tokoh kuat orde baru ini memang aktor yang hebat atau nasib mujur selalu menyertainya) bila kejaksaan agung ingin mengungkit kembali kasus-kasus korupsinya (bukan berarti Kejagung serius mengusutnya. Ini semua hanya politik kosmetik) ia selalu masuk Rumah sakit (apakah para koruptor belajar pura-puira sakit dari kasus ini? Entah, aku tak bisa bilang ini semua kasuistik) .

Bargaining (keluarga, red) nya Soeharto harus di ampuni segala kesalahannya agar warga Jalan Cendana ini bisa 'pergi' dengan tenang. Apa pun yang terjadi pada bapak, jelas amat politis.

ak ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi di ruang perawatan khan? Nah, mungkinkah Soeharto akan keluar dari kamar dengan kondisi segar setelah Pemerintah memaafkan segala kesalahannya?

Tak ada yang tahu pasti. Semua ini seperti permainan. Yang pasti, kita, yang mewakili generasi kini dan dua generasi berikutnya, akan kembali di sajikan sejarah gelap mengenai kedua orang besar di republik ini, Soekarno dan Soeharto. Kita takkan pernah tahu apakah kedua orang itu bersalah dan apa kesalahan kedua orang itu.


Karena pemerintahan banci ini tidak berani mengadili Soeharto. Biarlah 'bapak bangsa' ini di adili dan dibuktikan apa yang telah di perbuatnya. Bila telah terbukti bersalah, ampuni dia. Kita juga harus berjiwa besar untuk memaafkan. Namun, urusan harta yang telah di sedotnya selama berkuasa, harus dikembalikan ke rakyat. Otomatis, melalui APBN, yang dikuasai eksekutif, legislatif dan yudikatif yang masih berisi para pengikutnya.

Tak ada cara lain untuk menyelesaikan polemik Soeharto adalah dengan mengadilinya dengan sungguh-sungguh (dengan begitu kita takkan memiliki beban sejarah dan mampu melangkah menjadi bangsa besar. Dan meminimalisir kembalinya sejarah gelap). Dan biarkanlah, pada akhirnya rakyat yang menentukan piolihannya untuk memaafkan atau tidak.

Karena rakyat sudah memaafkan beliau, dengan membiarkannya berkuasa selama 32 tahun, memenangi pemilu dengan curang enam kali berturut-turut, membiarkan aparatusnya membunuh, menculik dan memperkosa hak-hak azazi rakyat, menggerogoti kekayaan negara yang seharusnya menjadi hak rakyat. Kini waktunya bagi Soeharto meminta maaf dengan tulus pada rakyat dan bangsa ini. Agar tokoh legendaris ini bisa menghadap Tuhan dengan tenang..

"Perjuangan terberat kita adalah perjuangan melawan lupa"

1 tanggapan:

CresceNet said...

Hello. This post is likeable, and your blog is very interesting, congratulations :-). I will add in my blogroll =). If possible gives a last there on my site, it is about the CresceNet, I hope you enjoy. The address is http://www.provedorcrescenet.com . A hug.

kampungblog

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

citizen journalist

KabarIndonesia